Loading...

Sabtu, 14 Oktober 2017

Jam Tangan Elegan Untuk Ketua Parlemen Indonesia

Setya Novanto

Berita - Apakah Setya Novanto juga akan kembali lolos dari jeratan masalah sangkaan korupsi yang melibatkan dianya sesudah Setya Novanto berhasil memenangi praperadilan yang di pimpin oleh hakim Cepi Iskandar? Apakah Setya Novanto juga akan kembali lolos dari jeratan hukum seperti beberapa masalah yang beda? 

Dari beberapa masalah yang disangka melibatkan Setya Novanto, masalah sangkaan korupsi project e-KTP yang skalanya terbesar dari uang yang dikorupsi. Tidak tanggung-tanggung uang sebesar Rp2, 3 triliun disangka sudah diselewengkan untuk kebutuhan pribadi dari project e-KTP ini. Serta sudah pasti melibatkan beberapa orang. Beberapa besar anggota DPR masa itu disangka terima cipratan dari hasil korupsi project e-KTP ini. Bahkan juga Ketua DPR Setya Novanto juga disangka terima aliran dana sebesar Rp 574. 200. 000. 000. 

Karna kelihaian diplomasi serta negosiasi dari Setya Novanto, pada akhirnya hakim tunggal praperadilan Cepi Iskandar memenangi tuntutan dari Setya Novanto. Bahkan juga ICW (Indonesian Corruption Watch) yang tergabung dalam Koalisi Orang-orang Sipil Anti Korupsi temukan paling tidak ada 7 kejanggalan putusan praperadilan Setya Novanto oleh Cepi Iskandar. 

Singkatnya ke-7 kejanggalan yang diketemukan oleh ICW yaitu seperti berikut :
  1. Hakim memeriksa materi praperadilan yang bertengangan dengan KUHAP
  2. Hakim mengabaikan putusan Mahkamah Konstitusi yang berkaitan dengan penyelidik dan penyidik KPK
  3. Hakim mengabaikan alat bukti yang diajukan oleh KPK
  4. Hakim mengabaikan keterangan ahli yang diajukan KPK
  5. Hakim mempertanyakan hal yang di luar materi praperadilan
  6. Putusan hakim bertentangan dan melanggar KUHAP
  7. Hakim keliru dalam menafsirkan penggunaan barang bukti

Serta yang lebih menghebohkan sekali lagi datang dari agen spesial FBI Jonathan Holden seperti yang dikabarkan oleh startribune. com serta diambil Kompas. com. Jonathan mengungkap kalau Johannes Marliem sempat membelikan satu arloji elegan sejumlah 135. 000 dollar AS dari satu butik di Beverly Hills. Serta arloji elegan itu dijelaskan untuk diberi pada Ketua Parlemen Indonesia. 

Hal semacam ini di ketahui oleh Jonathan saat mengecek Johannes Marliem. Seperti kita kenali Johannes Marliem ini yaitu saksi kunci dari masalah korupsi mega project e-KTP. Serta dia yaitu entrepreneur bagian IT pimpinan Biomorf Lone LLC, vendor project pengadaan e-KTP. 

Yang lebih mengherankan sekali lagi Johannes Marliem lalu diketemukan bunuh diri pada Kamis (10/8/17) kemarin. Kematian dari Johannes Marliem ini masih tetap penuh dengan teka-teki. Apakah dianya benar bunuh diri dengan menembakkan peluru ke dianya atau mungkin Johannes Marliem dibungkam. Atau mungkin kematian Johannes Marliem cuma rekayasa belaka. Tak ada yang ketahuinya, info cuma diperoleh dari otoritas LA kalau masalah ini murni bunuh diri lewat cara menembakkan peluru di kepala. 

Serta saat ini agen spesial FBI Jonathan Holden kembali mengungkap kalau Johannes Marliem sempat memberi arloji elegan pada Ketua Parlemen Indonesia. Walaupun juga tidak dengan tegas Jonathan mengatakan nama Setya Novanto, namun startribune. com mengatakan, jam itu diberi Marliem pada Ketua Parlemen Indonesia yang saat ini tengah diselidiki dalam masalah e-KTP. Serta umum juga dapat menilainya siapa yang disebut dengan Ketua Parlemen Indonesia yang saat ini tengah diselidiki dalam masalah e-KTP itu. 

Bila benar apa yang sudah disibakkan oleh agen FBI Jonathan Holden ini, jadi dapat di pastikan Setya Novanto juga akan kembali di check oleh KPK. Serta KPK juga akan kembali membidik Setya Novanto dengan alat bukti baru. Sedang tentang Arloji elegan yang diberitakan diberi pada Setya Novanto, KPK berkesan tutup mulut. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebutkan, ia tidak dapat bicara yang terkait dengan materi satu masalah. 

Saya ndak juga akan bicarakan yang terkait dengan case, ” kata Syarif waktu didapati selesai isi satu diskusi di Kampus Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017). 

Serta pertanyaannya yaitu apakah memanglah benar ada pemberian arloji elegan pada Setya Novanto seperti yang disibakkan oleh agen spesial FBI Jonathan Holden? Bila betul-betul ada, jadi kemenangan Setya Novanto pada praperadilan tempo hari pantas kita curigai ada apa-apanya. Karna telah terang disini kalau Setya Novanto (Ketua Parlemen Indonesia) beberapa terang terima suap untuk memenangi tender project e-KTP. Serta mudah-mudahan KPK bisa kembali menjerat Setya Novanto dengan bukti-bukti baru yang akan tidak bisa diingkari sekali lagi oleh Setya Novanto. 

Saya sangka sekian saja… mudah-mudahan Setya Novanto cepat pulih untuk kembali di check oleh KPK.

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia