Loading...

Minggu, 13 Agustus 2017

Diawali Menaikan Biaya DPR, Sampai Bangun Apartemen Buat Mereka, Muliakah itu?



Berita - Dewan Perwakilan Rakyat dinilai jadi instansi paling korup oleh responden dalam survey yang di gelar Global Corruption Acuan (GBC) 2017. Survey ini dikerjakan oleh Transparency International dengan jumlah 1. 000 responden di 31 propinsi. 

Telah banyak anggota DPR yang diciduk oleh instansi KPK, Karenanya maka dari itu Fahri Hamzah sering sekali berbuat tidak etis KPK mirip contoh masalah yang baru-baru saja berlangsung di mana Fahri memiliki pendapat kalau masalah korupsi berkaitan project pengadaan Kartu Tanda Masyarakat berbasiskan elektronik (e-KTP) yang dikerjakan KPK yaitu omong kosong.


Menaikan Anggaran


3 Hari waktu lalu, keluar kabar berita kalau DPR memohon kenaikan biaya buat mereka ditahun 2018 kelak, tidak tanggung-tanggung, kenaikan yang disuruh naik sejumlah 70% dari biaya th. 2016. Semua jenis perincian detil keterangan dari kenaikan ini dapat di baca dalam situs berikut 

DPR Instansi Terkorup Menaikan Biaya Sampai 7, 25 T Naik 70%

Bangun Apartemen

Tidak berhenti hingga menaikan biaya, nyatanya satu hari sesudahnya hari Jumat tanggal 11 Agustus 2017, Fahri Hamzah keluarkan ide baru yakni membuat apartemen



“Apartemen janganlah salah, itu tanah punya Setneg sudah diserahkan ke Group Lippo. Semula ingin dibikin mal, kami menentang, janganlah dong dibikin mal. Bila ingin buat apartemen agar anggota DPR miliki peluang relokasi agar dekat. Kan mulia itu, ” tutur Fahri di gedung DPR,
Maksud membuat apartemen untuk fahri yaitu mulia! Karna argumen yang diutarakan Fahri yaitu, jika beberapa anggota dewan itu tinggal dekat dengan kantor, jadi akan tidak terserang macet, dengan cuma jalan kaki ke tempat kerja jadi kelancaran pekerjaan beberapa anggota Dewan semakin lebih terjamin. 

Mengagetkan sekali lagi yaitu sesudah membaca kalimat di bawah ini 

Sesungguhnya dari bagian DPR itu tidak ada yang butuh di kuatirkan masalah uangnya. Karna uangnya kecil, – Fahri Hamzah


  • Membangun Apartemen
  • Membangun Perpustakaan
  • Membangun Alun-Alun 


Konco Fahri Hamzah yakni Fadli Zon, juga segera sepakat juga akan rencana “Bangun Apartemen” yang maksudnya mulia ini.

“Bisa lebih murah bila dibuat disini seperti apartemen tinggi itu, sempat kita diskusikan. Tempat tinggal susun lah ya, yang layak sudah pasti. Kan itu hanya dipinjamkan sepanjang masa dinas, ” ucap dia.


Walaupun masih tetap sebatas dalam step wacana, namun paling tidak kita dapat saksikan “aktifitas kerja mereka” seperti apa yang bercetak tidak tipis di atas, “pernah kita diskusikan” 


Jadi aktivitasnya yaitu mewacanakan berulang-kali untuk membicarakan tempat tinggal susun (apartemen) yang layak sudah pasti, buat rumah mereka. 

Permasalahan Gagasan Lain

  • Membangun Perpustakaan
  • Membangun Alun-Alun

Membuat perpustakaan? Jadi anggota dewan itu butuh perpustakaan? Buat Tidur?


Buat tempat private untuk itu… gambar di bawah



Janganlah berpikiran negatif dengan mereka, tidak benar itu semuanya. 


Membuat alun-alun? Untuk mengemukakan masukan orang-orang? Pertanyaannya nih, mengapa baru saat ini? Mengapa tidak dari dahulu? Saat ini agar dipandang bekerja? Demikian? Atau apa? saya tidak tahu, apa rencana alun-alun di sini. 

Hebat sekali bukanlah ya mereka-mereka ini di DPR, beberapa pencetak prestasi dalam mengelembungkan biaya sebesar-besarnya dengan prestasi se..? Sebanyak mungkin sudah pasti. 

Dengan semuanya sarana ini sudah pasti, juga akan buat siapapun juga akan tergiur, hidup nyawan, dengan semuanya tercukupi, karna semuanya ada anggarannya untuk mereka. 

Biaya untuk pengadaan kelengkapan tempat tinggal jabatan anggota, Biaya pemeliharaan, perawatan medis. Biaya pengadaan serta perawatan kendaraan, Biaya baju dinas, dsb 

Bahkan juga sarana untuk anakpun ada.

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia