Loading...

Sabtu, 08 Juli 2017

Mulai Menggila, Kali Ini Pelapor Kaesang Polisikan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto !

Mulai Menggila, Kali Ini Pelapor Kaesang Polisikan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto !
Muhamad Hidayat S
Berita - Nyatanya analisis saya kalau orang ini menderita penyakit jiwa enteng benar ada. Muhammad Hidayat, sang pelapor Kaesang ke Polisi masalah perkataan ndeso di Video Situs (blog) (Vlog) Kaesang yang berjudul #BapakMintaProyek di YouTube itu kembali buat tingkah.

Hari ini kembali dia tergopoh-gopoh menuju kantor Markas Polresta Bekasi untuk membuat laporan baru. Kesempatan ini laporannya tidak tanggung-tanggung. Pihak yang akan dia laporkan yaitu Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto berkaitan film pemenang Police Movie Festival “Aku Yaitu Kau yang Lain”.

Dengan terburu-buru, dia berusaha masuk ke Sentra Service Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polres Bekasi, tetapi petugas di Polres Bekasi katakan ke dia lapor saja ke Mabes Polri.

Mungkin saja petugasnya jemu saksikan mukanya yang beberapa puluh kali datang lapor ke Polres Bekasi sesuka hatinya hingga mengusirnya dengan halus lewat cara menyarankannya untuk melapor ke Mabes Polri saja.

Saya juga heran tak tahu bisa dari tempat mana inspirasi hilang ingatan itu dalam batok kepalanya untuk mempolisikan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, mungkin saja keinginannya kesempatan ini laporannya akan buat Indonesia lebih ramai sekali lagi dari pada sebatas laporannya mengenai Kaesang.

“Saya punya maksud memberikan laporan 3 ujaran kebencian serta penodaan agama. Yang pertama, yang berkaitan dengan film ‘Aku Yaitu Kau yang Lain’. Yang ingin saya laporkan itu, satu, Kadiv Humas Mabes Polri jadi yang bertanggungjawab mempublikasikan, menebarluaskan di sosial media akun di Humas Polri ya, ” katanya dengan mantap.

Terkecuali Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo yang akan dia laporkan, dia juga merencanakan akan memberikan laporan pembuat film itu, dari mulai Sutradara hingga beberapa pemainnya.

“Ada sutradara, produsernya, beberapa pemain, dan sebagainya. Karna mereka menghasilkan itu dengan ketahui kalau ini akan menyebabkan sentimen di orang-orang, akan menyebabkan keresahan, ” katanya dengan mantap.

Kok tidak sekalian serupa penontonnya sekalian juga dilaporin agar penjara penuh. Asli keblinger nih orang. Kerjaannya cuma buat laporan Polisi terus-terusan, lantas berhalusinasi menginginkan ngetop serta populer di semua Indonesia. Seperti tak ada kerjaan beda saja.

Orang kurang waras bila diladenin ya akan begini jadinya. Ngelunjak. Mungkin saja sepanjang hidupnya si ayah ini tidak miliki maksud hidup yang tentu, maka dari itu saat tua jadi agak-agak kurang waras sedikit. Dalam taraf spesifik, orang seperti si ayah Hidayat ini butuh kontrol sosial di panti sosial.

Polisi juga semestinya dari pertama tegas serta bisa membedakan mana orang waras serta mana orang kurang waras yang datang buat tingkah di kantor Polisi. Namanya juga orang kurang waras, diladenin ya makin menjadi-jadi lewat cara buat sensasi seenak-maunya.

Saya yang semula sebel saksikan jenis manusia seperti gini, saat ini kok jadi jadi ngakak serta terhibur dengan tingkahnya yang lucu. Mungkin saja ayah Hidayat ini waktu kecilnya kurang bahagia kepingin banget jadi Polisi namun tidak berhasil, jadinya ya rada-rada gitu deh kangen kantor Polisi terus-terusan kerjaannya.

Pikirkan saja, anak Presiden dia laporin ke Polisi, eh saat ini giliran Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang dia laporin ke Polisi. Mencari penyakit nih orang. Kelak lama-lama, Tito Karnavian, Gatot Nurmantyo, hingga Presiden Jokowi semua dia laporin ke Polisi. Salah pidato dikit saja, segera dia laporin ke Polisi. Repot mencari-cari kekeliruan orang yang lain.

Dengan akan dilaporkannya Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto ke Polisi, bermakna ini laporannya yang ke 62. Pikirkan dari Januari hingga Juni telah 60 laporan Polisi yang dia bikin. Di bln. Juli 2017 ini telah satu laporan, yakni memberikan laporan Kaesang. Gagasan memberikan laporan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto akan jadi laporannya yang ke 62. Layak masuk MURI.

Mungkin saja karna karena umumnya pengetahuan, otak juga jadi konslet. Jadi orang mbok ya mendingan memperbanyak amal serta beribadah, berfikir yang sehat serta jernih. Kasihan anak istri serta keluarganya. Harusnya, bila bisa saya anjuran, dipasung di gudang saja dari pada tidak henti-hentinya buat malu.

Cobalah pikirkan, hari ini saja dia telah 2 x bolak balik ke kantor Markas Polresta Bekasi, yang pertama ngamuk-ngamuk di kantor Polres Bekasi karna laporannya masalah Kaesang dihentikan Polisi (Baca : Wuih Hebat, Pelapor Kaesang Ngamuk-ngamuk di Polres Bekasi Hari Ini).

Selalu yang ke-2, dia balik sekali lagi ke kantor Polres Bekasi untuk memberikan laporan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto masalah Video “Aku Yaitu Kau yang Lain”. Bila bukanlah sableng, apa cobalah? Telah seperti orang minum obat antibiotik saja, satu hari 2 x. Bila tidak laporin orang ke Polisi, mungkin saja tubuhnya meriang kali ya.

Beginilah tipikal Alumni tukang demo biasanya, gerombolan kebencian. Contoh orang yg tidak kuat memahami agama serta pada akhirnya jadi hilang ingatan. Hidup bila penuh dengan kebencian, negatif thinking, ya begini jadinya, kerjaannya hanya suudzon serta memberikan laporan orang selalu.

Sepertinya pak Hidayat ini pas jadi asistennya Vicky Prasetyo aka Vickynisasi bila diusung PAN jadi Walikota Bekasi supaya dapat merajut komunikasi tanpa ada basa-basi dalam rencana pelaporan Polisi untuk sinkronisasi serta harmonisasi untuk menghindar kriminalisasi serta konspirasi mengenai eksekusi serta delusi yang berprestasi wkwkwk.

Demikianlah kura-kura.


Salam Hangat BeritaJakarta2017................

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia