Loading...

Senin, 17 Juli 2017

Mencium Aroma Busuk Terkuak, Anies Baswedan Terlibat Kasus Suap Proyek VSAT

Mencium Aroma Busuk Terkuak, Anies Baswedan Terlibat Kasus Suap Proyek VSAT

Berita - Bila Sylviana Murni terlilit masalah sangkaan korupsi dua project sekalian, yakni korupsi dana pembangunan Masjid Wali Kota Jakarta pusat serta korupsi dana Bansos, jadi nasib Anies Baswedan masih tetap lebih agak mujur cuma terkena satu masalah sangkaan gratifikasi yang menjeratnya, yakni project VSAT Komunikasi jarak jauh berbasiskan satelit.

Bagaimana Jakarta dapat aman APBD-nya yang sebesar Rp 72 triliun itu bila di pimpin oleh pemimpin serakah. Warga DKI Jakarta sudah pasti tidak bodoh. Mereka akan tidak mungkin saja pilih pemimpin yang ikut serta dalam sangkaan pusaran pat gulipat korupsi serta gratifikasi.

Yang pasti Anies Baswedan ini terkena karmanya. Sesudah acara debat pilkada DKI putaran ke-2, Anies Baswedan mencetuskan pergerakan memulangkan Ahok ke Belitung supaya Jakarta bebas dari kotak-kotak.

Ini tujuannya apa? Mengusir calon Gubernur yang jujur serta berprestasi telah pasti warga DKI Jakarta juga akan menampik mentah-mentah. Sebab bila Jakarta di pimpin oleh Gubernur yang bobrok, yang rugi juga yaitu warga Jakarta.


Walau sebenarnya bila ingin dibanding dengan Anies, Ahok lebih dahulu injak Jakarta. Mulai sejak SMA Ahok telah di tinggal di Jakarta. KTP-nya KTP Jakarta. Kuliah ngambil S1 di Jakarta, meneruskan S2 di Jakarta, kerja juga di Jakarta, nikah di Jakarta, anaknya lahir di Jakarta. Jadi bila Anies Baswedan menginginkan memulangkan Ahok ke Belitung, tunggulah Lebaran Kuda saja.


Masalah Anies Tersingkap, Sanusi Jilid II, Santun Namun Kolusi

Hari ini Komite Tindakan Mahasiswa Untuk Reformasi serta Demokrasi (Camerad) lakukan demo dimuka Gedung KPK menekan supaya KPK selekasnya mengusut masalah sangkaan suap yang melibatkan Anies Baswedan dalam project VSAT (Very Small Aperture Terminal) di Kemenkominfo.

Camerad mengungkap kenyataan serta bukti kalau fee project sebesar Rp 5 miliar ditransfer ke rekening adiknya Anies Baswedan yang bernama Abdillah Rasyid Baswedan. Bukti transfernya ada ditangan Camerad, ingin ngeles bagaimana sekali lagi? Tugasnya KPK untuk menyelesaikan borok ini hingga selesai.
  
KPK yaitu instansi antirasuah yang professional serta mereka juga akan bekerja all-out memprioritaskan transparasi dalam mengusut masalah sangkaan korupsi project VSAT itu.


Trek Record serta Kredibilitas Camerad Telah Teruji

Organisasi kemahasiswaan ini sempat menyuarakan penegakan hukum berkaitan korupsi pengadaan UPS pada biaya APBD DKI Jakarta th. 2014 waktu lalu, hingga Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri pada akhirnya membongkar masalah itu serta memenjarakan lima tersangka.

Ke-5 tersangka yang sudah dibekuk Kabareskrim Polri, yakni Alex Usman, Zaenal Soleman, ‪Muhammad Firmansyah dari Fraksi Partai Demokrat serta Fahmi Zulfikar dari Fraksi Partai Hanura, dan Direktur Paling utama PT Offistarindo Adhiprima, Harry Lo.

Tidak cuma itu saja, Camerad sempat juga lakukan demonstrasi besar-besaran di Mabes Polri menekan Bareskrim Polri selekasnya menyelesaikan masalah korupsi pengadaan service pembuatan paspor dengan elektronik di Kementerian Hukum serta HAM pada bln. Juli 2014 yang melibatkan bekas Wakil Menteri Hukum serta HAM Denny Indrayana


Maling Ngaku Penjara Penuh

Ungkapan ini ada benarnya. Mana ada seorang yang berbuat jahat ingin mengaku kejahatannya? Misalnya Rizieq Shihab, mana ingin dia ngaku sudah berbuat tidak etis Pancasila? Ia malah ngeles serta berkilah kalau video itu hasil editan. Sudah pasti Penyidik Kepolisian tahu kalau jurus ngibul-nya Rizieq Shihab itu yaitu bentuk statement yang terlalu berlebih diatas ambang batas kewajaran. Sesudah digempur Polisi, baru dia berkilah minta difasilitasi semua dengan pelapornya. Tuch, kan?

Demikian halnya yang berlangsung sekarang ini dengan Tim pemenangan Anies Baswedan yang menyanggah kalau Anies Baswedan terima imbalan dari project VSAT sejumlah Rp5 miliar saat menjabat jadi Menteri Pendidikan serta Kebudayaan.

Mereka menuding kalau masalah ini yaitu bentuk black campaign. Lantas bagaimana dengan bukti transfer itu? Kok disebut black campaign?

Yang pasti, korupsi serta perbuatan permufakatan jahat gratifikasi cuma dapat berlangsung bila seorang ada dalam hubungan kekuasaan yang terjadi jadi akibatnya karena persekongkolan elit birokrat serta entrepreneur. Kebaikan dapat dikerjakan oleh siapa saja, tetapi untuk memungkiri satu kejahatan yang sudah dlakukan belum juga pasti kebanyakan orang dapat.


WWW.BERITAJAKARTA2017.TK | Berita Terupdate - Info Menarik - Info Terupdate

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia