Loading...

Kamis, 22 Juni 2017

Respect Menyakitkan Kapolda Kepada Rizieq Shihab : “Siapa Dia?” Tebak Siapa Yang Makin Stress?

Respect Menyakitkan Kapolda Kepada Rizieq Shihab : “Siapa Dia?” Tebak Siapa Yang Makin Stress?
Rizieq Shihab

Berita - Rizieq itu warga Indonesia umum yang terasa dianya mengagumkan. Mungkin saja saja dia terasa sombong karna sempat dipenjara oleh dua waktu pemerintahan yang berlainan. Diliat dari kelakuannya, Rizieq memanglah sombong mengagumkan.

Saksikan saja, dianya memohon rekonsiliasi dengan pemerintah. Walau sebenarnya dia itu hanya warga umum lho. Pahlawan ya bukanlah, penjabat ya bukanlah, memangnya dia berjasa apa untuk Indonesia. Mengakui ulama namun mengejek banyak pihak. Layak saja Kapolda hingga meledek Rizieq yang besar kepala. 

“Coba, rekonsiliasi apa itu? Mana dapat (rekonsiliasi dengan pemerintah). Siapa dia? ” tegas Iriawan, Kapolda Metro Jaya 

“Caranya bagaimana. Tidak bisalah. Jadi janganlah meng’emas’kan diri, ” sambungnya. 

Ngakak bila lihat penyataan Kapolda ini. Dianya menghina Rizieq yang telah sangat sombong serta besar kepala. Rizieq saja sempat menyebutkan juga akan melawan hukum, dia terasa dizolimi. Walau sebenarnya dianya yg tidak dapat menahan nafsu fisang. 

Rizieq terasa dianya adalah emas, walau sebenarnya dianya serupa sekali bukanlah emas. Dari perilakunya saja telah dapat diliat, orang begini tidak ingin patuh dengan hukum. Waktu kontrol sempat mangkir, waktu di check butuh ‘dikawal’, saat ini kabur ke Arab dengan argumen tidak masuk logika. 

Ingat, Rizieq tidak sempat memohon kasusnya dikerjakan. Dianya memohon supaya kasusnya DIHENTIKAN. Ada ketidaksamaan yang besar pada dua hal itu. Bila dikerjakan, kasusnya jadi terang serta bisa diliat siapa yang salah serta benar. Bila dihentikan? Kasusnya ya menguap. 

Yusril adalah satu diantara pengacara yang tak tahu kenapa mensupport Rizieq. Orang ini menyebutkan butuh dikerjakan rekonsiliasi pada pemerintah dengan FPI. Yusril juga memohon supaya Jokowi menggunakan hak abolisi (perintah penghentian masalah) untuk masalah Rizieq. 
“Kalau SP3 (penghentian penyidikan) bermakna Polri (dapat disimpulkan) salah tangkap karna alat bukti kurang. Namun bila abolisi, Polri berkeyakinan alat bukti cukup namun Presiden miliki kebesaran jiwa tidak lakukan penuntutan pada mereka, jadi mengeluarkan abolisi, ” kata Yusril. 

“Saya berkeyakinan kalau beberapa tokoh itu semua beritikad baik untuk memajukan umat, bangsa serta negara. Kalau mereka seringkali berlainan pendapat dengan pemerintah adalah suatu hal yang lumrah dalam berdemokrasi, ” kata Yusril 

Wah, Yusril kelihatannya tutup mata atas fakta. Tokoh sesuai sama itu memajukan apa? Fisang? Berlainan pendapat memanglah tidak jadi masalah, sepanjang masih tetap masuk akal. Cobalah ada orang yang berani mengedit photo Yusril serta di buat yg tidak pantas. Apa Yusril masih tetap ngomong masalah ‘kebebasan berpendapat’? 

Menakar Kejantanan Rizieq 

Bila di tanya seberapa jantan Rizieq itu, jadi jawabannya terang. Dianya terang jantan, telah miliki istri masih tetap berani seks chat dengan Firza. Dianya juga jantan, berani kabur walau hukumannya semakin lebih berat. Dianya juga super jantan, sempat berani mencatut nama Raja Salman. 

Maka dari itu apa yang disebutkan Kapolda di bawah ini benar-benar cocok. 

“Yang terang saya katakan beliau itu jantan. Kami ketahui kejantanannya beliau. Saya percaya beliau pulang, ” tutur Kapolda. 

Terang Kepolisian tahu masalah kejantanan Rizieq. Toh mereka miliki rekaman seks chat itu. Dari situ tampak kejantanan Rizieq. Mana tahu mereka juga miliki beberapa photo type fisang. Maka dari itu Kapolda dapat dengan yakin diri menyebutkan bila Rizieq itu jantan. Namun yang pasti, Rizieq mesti mempertanggung jawabkan perbuatannya dimuka hukum. 

“Semua serupa di mata hukum. Kenyataannya ada. Semuanya mesti dihadapi. Tidak dapat, kelak ada standard ganda, polisi tidak dapat gitu. Apa bedanya dengan yang beda, ” tegas Kapolda. 

Janganlah cuma karna terasa dianya emas, Rizieq dapat sok hebat. Dia masih tetap sombong cuma karna masih tetap ada di Arab. Itupun dianya telah memelas memohon Jokowi hentikan kasusnya. Cobalah bila Rizieq dipulangkan ke Indonesia, tentu segera mengakui bertobat serta memohon kasusnya dihentikan sekali lagi. 

Rizieq tak tahu ngapain di Arab bukanlah masalah kita. Tetapi yang pasti, Rizieq mesti ikuti sidang. Jangan pernah nama baik ulama tersemar karna ada pihak yang menggunakan nama ulama namun perbuatannya titik-titik. Kita tunggulah saja, apa nyanyian Rizieq kelak sesudah dianya dipulangkan.


Salam Hangat BeritaJakarta2017...................

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia