Loading...

Jumat, 30 Juni 2017

Kado Djarot Untuk Ahok , Jadikan Kolong Tol Kalijodo Menjadi Taman

Kado Djarot Untuk Ahok , Jadikan Kolong Tol Kalijodo Menjadi Taman
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengecek kondisi kolong Tol
Berita -  Gerak cepat dikerjakan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk mengamankan Kalijodo kembali dikotori oleh bangunan liar. Bangunan liar memanglah pernah kembali menjamur di Kalijodo yang lalu dengan sigap kembali sukses ditertibkan oleh Satpol PP dengan pertolongan kepolisian.

Penertiban dikerjakan karna bangunan liar di kolong tol Kalijodo tidak cuma berbentuk rumah, tetapi ada juga kafe. Kafe itu nyatanya jadikan tempat hiburan malam serta disangka juga jadi tempat untuk melampiaskan nafsu maksiat lelaki hidung belang. Hal semacam ini dibuktikan dengan diketemukannya beberapa botol miras, kondom, dan beberapa barang terlarang yang lain.
Penertiban dikerjakan dengan lancar serta tidak ada perlawanan dari beberapa penghuni bangunan liar. Dari hasil penilaian, bermunculannya bangunan liar di kolong tol Kalijodo diduga yaitu perbuatan pemain lama yang dahulu berkuasa di lokasi Kalijodo.

Pemain lama yang disebut yaitu Groupnya Daeng Aziz serupa Daeng Jamal. Siapa sekali lagi yang berani bermain di daerah Kalijodo bila bukanlah beberapa pemain lama. Bila ada group pemain baru yang ingin bermain di Kalijodo, pastinya akan bertemu dengan Groupnya Daeng Aziz serupa Daeng Jamal.

Karna demikianlah premanisme. Mereka senantiasa jadi penguasa di satu daerah serta cuma dapat dikuasai group beda dengan merebutnya. Dapat lewat cara bayar atau mungkin dengan langkah hajar. Seperti anjing yang telah kencingi satu daerah akan geram serta menggonggong bila ada anjing beda masuk daerah kekuasaannya.

Djarot sendiri telah memohon izin pada Kemenpupera untuk menggunakan kolong tol kalijodo jadi taman serta tempat parkir pengunjung RPTRA Kalijodo. Hal semacam ini memanglah mesti selekasnya dikerjakan karna sedikit saja lupa serta dilewatkan tidak terurus, jadi akan keluar sekali lagi bangunan liarnya.

“Kami sudah minta kepada PU untuk mengambil alih ini untuk sinergi kami bikin taman sekaligus tempat parkir ke Kalijodo,” ujar Djarot di Kalijodo, Jakarta, Jumat (30/6/2017).
“Sekali lagi, ini Ibu Kota negara, kami tidak melarang warga luar Jakarta datang, tetapi dia tidak boleh di Jakarta kemudian tinggal di kolong-kolong jembatan, tidak boleh. Di bantaran sungai tidak boleh, tidak manusiawi,” ucapnya.

Kalijodo sendiri yaitu satu maha karya bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bagaimana tidak dikatakan sebagai maha karya, Ahok sukses merubah tempat yang di kenal jadi tempat prostitusi, saat ini jadi RPTRA di mana orangtua, muda-mudi, serta anak-anak bermain dan bercengkerama. Bahkan juga di RPTRA Kalijodo ada sarana skateboarding kelas dunia.

Perhatian Ahok pada lokasi Kalijodo ini benar-benar sangat besar. Bahkan juga walau telah ada didalam penjara, Ahok menginginkan RPTRA ini diperlengkapi dengan sarana Masjid. PR yang telah dititipkan pada Djarot untuk selekasnya dikerjakan.

Karenanya, melindungi Kalijodo tetaplah bersih dari bangunan liar, juru parkir liar, serta keliaran-keliaran yang lain jadi satu hadiah indah untuk Ahok. Karna Kalijodo serta Ahok telah seperti satu kesatuan. Bahkan juga karna maha karyanya ini, ada titel diberi pada Ahok jadi Sunan Kalijodo.

Djarot kelihatannya memanglah berniat mengecek gagasan jadikan kolong tol Kalijodo jadi taman serta tempat parkir dan RPTRA hari jumat (30/6/2017) sekitaran jam 10. 00. Karna Djarot ada gagasan untuk berkunjung ke Ahok sesudah menyongsong kehadiran Obama di bandara.

Djarot kelihatannya akan mengulas tentang perubahan Kalijodo pada Ahok serta sudah pasti mengatakan selamat lagi th. dengan segera. Karna terlebih dulu, Djarot juga menyebutkan kalau Ahok begitu intens ajukan pertanyaan tentang pembangunan Masjid di RPTRA Kalijodo.

Djarot sendiri miliki doa serta keinginan untuk sahabatnya Ahok yang saat ini dipenjara karna dituduh sudah menistakan agama. Tersebut doa serta keinginannya. 
“Saya sudah sampaikan, ya mudah-mudah beliau dikasih kesehatan, panjang umur, dan kesabaran untuk menghadapi berbagai macam ujian. Serta tetap ditanamkan keyakinan, bahwa perjuangan itu belum selesai,” kata Djarot Saiful Hidayat di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (30/6/2017).
“Suatu ketika nanti kebenaran dan keadilan akan menjadi pemenang, akan menyusul di belakang. Biarkan sejarah yang mencatat,” tambah Djarot Saiful Hidayat.
Djarot benar. Kita mesti selalu tanamkan kepercayaan, kalau perjuangan belum juga selesai. Kebenaran serta keadilan akan senantiasa jadi pemenang. Histori akan mencatat bagaimana Jakarta sesudah waktu Jokowi, Ahok, serta Djarot. Akankah kembali pada beberapa waktu suram saat masih tetap kumuh serta miskin?? Semuanya dikembalikan pada Gubernur setelah itu Anies Baswedan
Pekerjaan Djarot yaitu merampungkan pekerjaan pemerintahan Jokowi-Ahok untuk tunjukkan bagaimana Jakarta semestinya dibuat. Kalijodo yaitu bukti sejarahnya. Tempat prostitusi dapat jadikan tempat penuh peradaban yang aman serta nyaman untuk warga Jakarta.  


SalamHangat BeritaJakarta2017.........................

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia