Loading...

Rabu, 14 Juni 2017

Ahok Kini Di penjara Demi Menyelamatkan NKRI !

Ahok Kini Di penjara Demi Menyelamatkan NKRI !

“Seorang rekan meng-inbox saya dengan satu pertanyaan. Ahok telah di penjara, lantas apa layanan terbesarnya? Sembari seruput kopi dengan tahu isi, mengikuti Denny Siregar, saya mulai mengingat kembali sosok Ahok yang fenomenal itu. Sepak terjangnya waktu Gubernur DKI Jakarta, kembali berkelebat di pelupuk mata saya” 

Apa layanan paling besar Ahok untuk Republik ini? Ahok sudah bangun mental birokrat Jakarta dari mental priyayi jadi mental pelayan. Ia sukses memberantas pungli di kantor-kantor kelurahan, kecamatan, wali kota sampai balai kota. Upah beberapa PNS di Jakartapun berulang-kali lipat besarnya dibanding PNS luar Jakarta. Lantas apakah itu layanan paling besar Ahok? Bukanlah. 

Ahok sukses buat APBD DKI Jakarta transparan. Taufik serta Lulung tidak dapat lagi memainkan APBD DKI yang super lezat nan mengundang selera itu. Ahok sukses bangun e-budgtting yg tidak dapat lagi diutak-atik oleh bawahan gubernur atau beberapa kepala dinas. E-budgeting itu telah tersambungsi dengan KPK serta BPK. Tidak ada lagi biaya siluman 12 Triliun, biaya USB dengan kata lain UPS, atau biaya ‘pemahaman nenek lu’ oleh DPRD. Apakah itu layanan paling besar Ahok? Bukanlah. 

Ahok sukses membuat beragam pasukan yang berhasil mengubah muka Jakarta. Ada pasukan orange (pasukan siaga banjir), pasukan ungu (melawan pikun), pasukan biru (melindungi tata air), pasukan hijau (melindungi keindahan taman), pasukan kuning (wujudkan fasilitas serta prasarana), pasukan merah (menovasi tempat tinggal). Sungai-sungai di Jakarta, got serta jalan dan trotoar jadi bersih. Apakah itu layanan paling besar Ahok? Bukanlah. 

Ahok sukses bangun Masjid di balai kota, di Daan Mogot, bangun beberapa puluh ribu unit rusun, merelokasi penghuni liar di bantaran sungai, bersihkan waduk-waduk, menggusur usaha lendir di Kalijodo, bangun beberapa ratus taman indah, memaksa beberapa entrepreneur turut bangun DKI dari dana CSR mereka, tingkatkan pendapatan Pemprov DKI dari ruang parkir, iklan serta buat beberapa preman liar tidak berkutik. Apakah itu layanan paling besar Ahok? Bukanlah. 

Ahok sukses menunjukkan BPK ngaco serta saat ini beberapa pejabatnya terbelit masalah suap jual beli penilaian WTP (Lumrah Tanpa ada Pengecualian). Juga Ahok sukses buat anggota DPR Senayan ketakutan serta ‘terkencing-kencing di celana’ saat ia menantang serta memanggil mereka kampungan serta pada akhirnya tidak berani menyebutnya berkaitan masalah tempat Sumber Waras. Bahkan juga Ahok berhasil buat logika Ratna Sarumpaet dapat dibuktikan dungu waktu ia menuduh Ahok sudah beli KPK, Polri serta TNI. Apakah itu layanan paling besar Ahok? Bukanlah. 

Layanan paling besar Ahok yaitu menyelamatkan NKRI dari kehancuran. Rupanya mulai sejak th. 1998, atau 19 th. waktu lalu, gurita misi beberapa golongan penghancur Pancasila (anggotanya telah meraih 12 juta jiwa), penegak negara khilafah sudah diam-diam membuat negara khilafah komplit dengan basic negara serta undang-undangnya. Satu langkah lagi negara khilafah serupa ISIS siap diproklamasikan. Ketika itu NKRI tamat untuk selamanya. Kehancuran juga berlangsung, tindakan pemenggalan kepala bakal jadi menu sehari-hari di negeri ini. Namun Indonesia selamat karena pengorbanan Ahok. 

Ahok sudah berani mengungkap semak yang dipenuhi oleh ular-ular beludak. Saat Ahok fight serta melawan mereka yang menyalahgunakan Surat Al-Maidah, ular-ular beludak juga menyerbunya. Ahok dibanderol dengan ganas. Ahok juga di penjara. Tetapi ketika berbarengan Ahok sukses buat ular-ular beludak itu keluar dari semak. Ular-ular beludak berikut ini yang akan ganti Pancasila, menghancurkan NKRI. 

Ada bekas menteri, saat ini Komisaris satu BUMN ketahuan mensupport negara khilafah serta saat ini tengah bertobat mati-matian serta kembali mensupport NKRI. Ada bekas ketua MPR, ketua satu ormas besar Islam, dimaksud Ayah Reformasi ketahuan turut menyimpan uang korupsi serta saat ini turut menyerang KPK sembari memproklamasikan dianya suci. Ada sosok yang memanggil dianya Imam besar Umat Islam Indonesia, anti Pancasila serta ikut serta chatting pornografi, saat ini kabur diluar negeri. 

Ada oknum-oknum yang memfitnah Presiden Jokowi jadi antek PKI. Saat di bawa ke pengadilan, tidak ada bukti serta orang yang berkaitan dihukum tiga th. penjara. Juga ada ustad yang menuduh istana jadi basis rapat-rapat PKI. Saat ini ustad yang berkaitan sudah diputuskan tersangka berbarengan dengan sosok yang lain pelaku makar. Saat ini mereka berjuang mati-matian melepas diri dengan jargon sudah dikriminalisasi. 

Sekian hari waktu lalu ada entrepreneur kaya, yang memiliki sebagian media, ketua satu partai gurem, yang terlebih dulu sesumbar meneror Jaksa serta begitu meyakini kalau satu waktu bakal jadi pemimpin Indonesia, saat ini bersilat lidah. Waktu di check di Bareskrim Polri, mulai berkeringat dingin serta saat ini repot menyanggah kalau tidak meneror Jaksa. 

Layanan paling besar Ahok yaitu sukses menguak ke permukaan siapa-siapa pengkhianat NKRI, siapa-siapa mereka yang sok suci tetapi korup. Ahok sukses mengungkap pengkhianat keluar dari sarang sebelumnya saatnya mereka-mereka yang menginginkan membangun negara Khilafah serta menghancurkan NKRI. 

Mungkin saja bila tak ada Ahok, kita semuanya terlena serta lupa kalau mereka sudah menyelinap ke pemerintahan, BUMN, pengacara, anggota DPR, aparat, hakim, jaksa, masuk ke kampus, serta mungkin saja kurun waktu 3-5 th. lagi mereka telah tidak dapat dikendalikan lagi. Saat ini usia perjuangan mereka sudah 19 th.. Mungkin saja waktu perjuangan mereka masak pada usia 23-25 th., mereka telah dewasa serta siap menggantikan negeri ini. 

Mereka sudah siap mengambil-alih negara ini, tetapi keburu digagalkan oleh Ahok. Ahok sukses menimbulkan mereka di permukaan sebelumnya saatnya. Serta saat ini wadah beberapa pengkhianat itu atau organisasi politik mereka bakal selekasnya dibubarkan, dikuliti serta bila tidak bertobat bakal digebuk. Jokowi telah berkali-kali menyebutkan untuk menggebuk mereka yang anti Pancasila dengan kata lain pengkhianat NKRI. 


Jadi saat Ahok berani mengungkap semak, ular-ular beludak juga keluar. Jokowi saat ini telah memahami kepala ular beludak yang mana yang perlu diremuk serta digebuk. Umum juga cuma menanti serta menanti kapan Jokowi memukul serta meremuk kepala ular-ular beludak itu tanpa ada ampun. 


Salam Hangat BeritaJakarta2017..............

0 komentar:

Posting Komentar

BeritaJakart2017. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 
close
Poker Online Terbaik Indonesia